Coaching 101 – Not Knowing

Selamat pagi dan apa kabar? kita akan membahas mengeani not knowing atau ketidak tahuan akan sesuatu kejadian. dibaca terus ya sampai habis artikel ini.

 

Pernahkah Anda diminta untuk melakukan sesuatu secara mendadak? Misalkan saja diminta untuk menyampaikan pidato pembukaan di sebuah event. Walaupun tahu event tsb tentang apa namun Anda tidak yakin atau bingung musti bicara apa. Lalu Anda memutuskan untuk melakukannya dan menjalani prosesnya. Yaitu Anda datang ke event tsb dengan pakaian yang sesuai, Anda bersalaman dengan host dan undangan lain, ngobrol, duduk, dan saat nama Anda dipanggil Anda maju dan berdiri di sana. Walau pada awalnya deg-degan, tiba-tiba saja Anda mengatakan sesuatu dan terus bicara hingga selesai, dan semua undangan bertepuk tangan. Nah, apa yang terjadi?

 

Di kompetensi inti tentang Coaching Presence, ada persyaratan yang mengatakan “is open to not knowing.”

not knowing

Maksudnya apa ya, kok sepertinya paradoks banget kata-kata ini?

 

Di satu sisi kita kan memang sudah tahu apa itu coaching, ilmunya dan kita sudah mempelajari skill-nya. Di sisi lain kita diminta untuk not knowing? Aneh ya.

 

Nah, memang kita sudah tahu banyak hal tentang coaching. Yang sebetulnya kita tidak tahu secara persis adalah apa yang terbaik bagi coachee sekarang, pada saat duduk bersama dia. Yang bisa kita lakukan untuknya adalah tetap hadir sepenuhnya, menyimak, dan responsif.

 

Jadi, bersikap not knowing bukan berarti tidak tahu segalanya. Ini maksudnya adalah “being in the moment”. Benar-benar hanya ada di saat ini. Ini adalah sebuah mindset yang penting untuk menjadi seorang master coach. Dengan tetap berada di momen saat ini adalah posisi yang paling powerful untuk meng-coaching. Bukan di masa lalu, atau di masa depan, namun tetap di saat ini. Selanjutnya percayakan pada intuisi Anda.

 

Lalu bagaimana caranya? Silahkan baca kembali beberapa artikel saya sebelumya tentang “Tips untuk bisa Presence.”

 

Sebagai penutup, silahkan pikirkan: Seberapa nyamankah Anda untuk bersikap “not knowing”, untuk tetap berada di saat ini bersama coachee, dan bergerak menuruti irama coachee san bukannya irama Anda?

 

Belajar Program Sertifikasi Coaching ACSTH 66 Jam secara LENGKAP dan FUN akan memberikan hasil perbaikan di kehidupan pribadi dan profesional kita.

 

M. Adithia Amidjaya, PCC

Posted in Artikel, coaching.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *