Pelatihan Sales Idea : Tips dan Trik dalam melakukan Telpon selling – Bagian 3 By Antonius Arif

Pastikan anda sudah membaca tulisan saya sebelumnya bagian 1 agar memudahkan pembelajaran anda hari ini. Bila belum, silahkan klik
https://korporaconsulting.com/pelatihan-sales-idea-tips-dan-trik-dalam-melakukan-telpon-selling-bagian-1/
Dan bagian 2, silahkan klik
https://korporaconsulting.com/pelatihan-sales-idea-tips-dan-trik-dalam-melakukan-telpon-selling-bagian-2/

Sebelumnya saya telah beritahukan kepada anda ada 4 bagian dalam melakukan telpon selling, masih ingat?

  1. Jenis buying role
  2. Teknik membuka pembicaraan
  3. Intonasi dan kata-kata Hypnotic
  4. Teknik membuat janji

Sekarang saya akan membahas mengenai Intonasi dan kata-kata Hypnotic yang saya
sering sharingkan pada Training sales ( pelatihan sales ) yang sering saya selenggarakan.
Dalam intonasi banyak orang sering salah kaprah dalam mengucapkan intonasi dalam
mengucapkan kata-kata tertentu. Saya ambil contoh ketika anda menyuruh anak anda
mandi. ketika anak anda diperintahkan mandi dan dia tidak jalan, maka anda makin keras
mengucapkan kata “mandi” nya. Bila mengucapkan dengan keras kata “mandi” maka
intonasi makin naik ke atas. Nah ini menjadi salah arah. Karena dalam bahasa Indonesia
dan seluruh bahasa dari berbagai negara, kata PERINTAH yang selalu diakhiri dengan
tanda baca “ ! “ ( Tanda seru ) harus intonasinya turun ke bawah. Sedangkan intonasi bila
naik ke atas artinya itu kata TANYA dengan tanda baca “ ? “ ( Tanda tanya ). Nah ketika
anda mau berbicara ditelpon maka anda harus menggunakan kata perintah dengan intonasi
perintah dimana intonasinya menurun.

Saya ambil contoh yang saya sharingkan di training sales ( pelatihan sales ) : Bisa
SAMBUNGKAN dengan pa Abc (ketika menyebut kata “Sambungkan” gunakan intonasi
perintah dengan intonasi turun) dan begitu juga ketika dia bertanya, “ini dari mana?” Anda
katakan dengan nada tegas (bukan galak ya hehe) dari Arif PT. Xyz. Bila anda tepat
menggunakan intonasinya maka orangnya tidak akan bertanya lagi. Dan lebih bagus lagi
bila dia menyebutkan nama dia (nama resepsionis) lalu anda sebut namanya dan lanjutkan
dengan kalimat “Tolong SAMBUNGKAN saya dengan pa Abc.” Ingat huruf besar artinya kata
perintah dengan intonasinya turun. Cara ini selalu berhasil bila anda menggunakan intonasi
yang tepat dan benar. Jadi seorang sales tidak saja dibekali dengan skrip sales tetapi
kemampuan menggunakan intonasi yang tepat.

Ingat kata kunci! Setiap anda meminta untuk mereka melakukan sesuatu maka intonasinya
adalah perintah dan turun ke bawah pengucapannya.
Richard Bandler, pencipta NLP pernah mengatakan bila anda mau membuat orang didepan
anda trance maka anda harus trance dulu. Jadi ketika anda mau menyampaikan sesuatu
maka intonasi memegang peranan penting.

Intonasi bukan hanya digunakan saat itu saja, tetapi intonasi bisa disesuaikan dengan
kata-kata tertentu yang mau diucapkan. Contoh Gembira intonasi yang digunakan juga
gembira dan nadanya begitu riang. ketika mengatakan rahasia maka intonasi juga seperti
berbisik seperti mengucapkan suatu rahasia

Saya ingat waktu ada seorang sales yang menelpon saya dan menyampaikan. Selamat pak,
anda dapat kabar gembira. Tetapi ketika menyampaikan kabar gembira nadanya turun
kebawah. Artinya tidak gembira. Bagaimana saya bisa merasakan gembira dengan
kata-kata yang disampaikan sales tersebut bila dia sendiri saja tidak gembira. Jadi intonasi
memegang peranan penting saat menelpon.

Dan sekarang membahas mengenai kata-kata Hypnotic. Kata-kata hypnotic digunakan
untuk memudahkan pembicaraan agar orangnya menuruti apa yang kita katakan. Saya
hanya menyajikan beberapa saja yang relevan dengan membuat janji untuk para sales
dalam berjualan. Ini adalah hal yang saya bagikan dikelas training sales ( pelatihan sales )

  1. Penggunaan kata “atau” , saya menyarankan para sales menggunakan saat anda
    membuat janjian. Dan intinya harus ketemu. Contoh yang bisa digunakan sales : kita
    bertemu hari selasa atau rabu? Dengan kata tersebut maka anda sebagai sales
    seakan -akan tidak memberikan pilihan lain selain bertemu.
  1. Penggunaan sebab akibat. Dimulai dengan karena, supaya dan lain sebagainya.
    Menurut penelitian kata karena membuat orang lain mengikuti apa yang anda
    ucapkan. Bagaimana anda sebagai sales menggunakannya : karena agar bapak
    bisa jelas jawaban dari tantangan yang bapak hadapi maka saya mau membuat janji
    ketemu dengan anda. Apakah selasa atau rabu pak?
  1. Penggunaan kata “sebelum” kata sebelum memunculkan efek hypnotic dan asumsi
    tertentu di pikiran bawah sadar klien anda. Contoh : sebelum bapak putuskan
    kerjasama dengan saya, maka saya mau menjelaskan manfaat produk atau jasa ini
    kepada bisnis anda. Kalimat diatas mengasumsikan bahwa mereka mau membeli.
  1. Blocking objection, teknik ini dipakai untuk orang-orang yang anda belum berbicara
    apapun dan anda sudah di tolak. Pengalaman saya biasanya orang-orang yang
    berdagang ditoko. Biasanya sales belum apa-apa sudah dikatakan “lain kali ya pak”.
    Seorang sales bukan saja hanya peduli tentang timing telponnya tetapi juga peduli
    mengenai teknik blocking objection. Misal contoh diatas bicara “lain kali” anda cukup
    mengatakan “mungkin anda mengatakan lain kali atau nanti saja dan berikan saya
    waktu 2 menit saja (jauh lebih baik anda mengatakan 120 detik) bila anda tidak
    tertarik maka saya akan tutup telpon ini, boleh?”

Nah sekarang kita wrapping up bagian terakhir bagaimana membuat janji dengan orang
yang anda tujukan. Seorang sales harus menguasai teknik dasar dulu sebelum maju. Masih
ingat buying role? Sebagai sales anda harus bisa membuat janji dengan orang yang
membutuhkan produk atau jasa anda. Yuk kita buat skripnya yang sering saya sharing
dalam training sales ( pelatihan sales ) yang saya adakan atau ketika saya diundang oleh
perusahaan untuk mengajar team mereka.

“Pak, saya Antonius Arif dari PT ABC, perusahaan kami adalah perusahaan (sebutkan jenis
perusahannya) dan saya hanya perlu bicara dengan bapak 2 menit saja, boleh pak?
(Tunggu konfirmasi). Dari hasil riset saya pak, perusahaan yang bergerak dibidang ini
biasanya menghadapi tantangan a,b, c, benar begitu pak? (Ini didapat dari hasil riset), bila
benar dan saya punya solusi yang bisa membantu anda bahkan ada perusahaan yang kami
bantu, mereka bisa meningkat omzetnya x persen! Bila anda tertarik, apakah selasa atau
rabu kita bisa bertemu? “ (bila mereka minta proposal dikirimkan dulu) anda katakan,
“dengan senang hati pak saya akan kirimkan dan untuk membuat bapak jauh lebih jelas dan
tahu berguna atau tidak, bisa bertemu selasa atau rabu pak?”

Menarik teman-teman? Seorang sales tidak boleh mati akal dan selama menguasai teknik
yang tepat maka janjian akan lebih mudah didapatkan.
Nah cukup dulu sampai sini dan anda bisa latihan dulu sehingga anda menjadi sales yang
luar biasa.
Your achievement is our mission!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *