Coaching 101 – Mendengar Apa yang Tidak Diucapkan

Selamat pagi dan apa kabar?

 

Pernahkah ketika sedang ngobrol dengan seseorang, Anda merasa bahwa ada ‘sesuatu’ yang dia sembunyikan? Atau Anda merasa dia punya ‘maksud lain’ daripada apa yang diucapkan? Di saat itu Anda seolah mendengar bukan hanya apa yang dia ucapkan, namun juga mendengar apa yang dia tidak ucapkan.

 

Sebetulnya hal itu bukan suatu kebetulan saja. Bukan pula asal tebak. Bisa dipelajari kok. Dan ternyata, ini juga merupakan kemampuan mendengarkan secara aktif, yang saya sudah bahas sebagian di tulisan sebelumnya.

 

Bila sudah mampu melakukan ini, maka seorang coach pada akhirnya akan bisa mendapatkan dan mengungkap berbagai perasaan, maksud, values, serta beliefs coachee di balik apa yang coachee-nya katakan.

 

Caranya adalah:

 

  1. Eye Contact. Pastikan saat Anda sedang mendengarkan, jaga selalu kontak mata Anda dengan dia. Bila sungkan untuk langsung menatap matanya, Anda bisa menatap di bagian “mata ketiga”nya, yaitu di bagian antara alis matanya. Tujuannya agar Anda fokus pada satu titik. Hal ini akan meningkatkan konsentrasi Anda untuk mendengar kata-kata kunci dia melalui perbedaan intonasi, penekanan, dan volume suaranya.

 

  1. Kalibrasi Tubuhnya. Maksudnya adalah selagi menjaga eye contact, Anda juga musti men-scan seluruh badannya, terutama ekspresi wajah, gerakan tangan, dan posisi duduk. Hal ini untuk mengecek kata-kata kuncinya yang diekspresikan dengan suara atau bahasa tubuh tertentu. Apakah selaras atau tidak. Bagaimana hal ini dilakukan? Ada istilah peripheral vision. Contohnya ketika sedang menyetir kendaraan, walau mata menatap ke depan namun Anda juga bisa mendeteksi gerakan kendaraan lain di kiri dan kanan kan? Ini yang Anda harus latih saat Anda mendengarkan.

 

Dengan melakukan tips di atas, kemampuan mendengarkan Anda akan jauh meningkat. Selamat berlatih.

 

Sudah banyak para manajer perusahaan yang telah belajar coaching skill 66 jam telah membuktikan aplikasinya, bukan hanya saat melakukan coaching namun saat memimpin.

 

Belajar Coaching Skill 66 Jam secara LENGKAP dan FUN akan memberikan hasil perbaikan di kehidupan pribadi dan profesional kita.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *