Coaching 101 – Mengetahui Apa yang Memotivasi Seseorang

Salam Semangat!

Teman-teman, terkadang kita salah sangka, bila seseorang tidak melakukan sesuatu karena dia tidak memiliki ketrampilan atau kemampuan untuk melakukannya, atau bahkan kita biasa melabelnya sebagai pemalas. Padahal, besar kemungkinannya bahwa karena dia tidak memiliki values yang sesuai untuk memotivasinya untuk bergerak.

Values adalah hal-hal yang dianggap penting oleh seseorang. Karena seseorang menganggap penting suatu hal, maka tentunya dia akan melakukan segalanya, baik itu yang dia sadari atau yang dia tak sadari, untuk memenuhi values tersebut. Dengan kata lain, values menjadi pendorong motivasi dalam dirinya untuk melakukan suatu kegiatan atau perilaku tertentu.caoching pactitioner

Bagaimana cara mengetahui values seseorang?

Ketika saya mempelajari ketrampilan coaching dan mendalaminya hingga ke level PCC, saya menemukan hal-hal menarik tentang values atau nilai diri. Beragam values tersembunyi di tiap perilaku atau aktivitas yang dilakukan manusia. Values juga digunakan untuk mengambil keputusan manusia. Values membuat seseorang terdorong dan termotivasi kuat dalam sebagian hidupnya. Values adalah motivation driver seseorang. Bayangkan manfaatnya bila Anda mengetahui values para karyawan Anda.

Ada berbagai teknik yang kita bisa lakukan untuk mengetahuinya. Yang paling mudah adalah dengan bertanya, “apa yang penting dari…(sebut perilaku, passion, atau impian seseorang). Bila dia masih menjawab dalam bentuk perilaku atau alasan-alasan, terus tanyakan lagi, “apa yang penting dari itu?” “apa yang Anda dapatkan dari semua itu?” “Apa yang Anda kejar?”, “Nilai-nilai apa yang Anda ingin tegakan dengan melakukan itu?” dll. Pastikan dia akhirnya menjawab dalam bentuk kata benda abstrak.

Kita juga bisa mengetahui values seseorang dari pembicaraannya tentang suatu hal. Perhatikan bagaimana intonasinya ketika menyebutkan kata-kata tertentu, atau mungkin dia sering mengulanginya, dan perhatikan juga ekspresi wajahnya atau gerakan tangan/tubuhnya saat dia mengucapkannya. Untuk lebih memastikan, Anda bisa bertanya, “Oh, jadi kesetiaan penting buat Anda?” Bila dia mengkonfirmasinya jelas itu merupakan salah satu values-nya.

Values terdapat di berbagai konteks dalam hidup seseorang. Misalkan apa yang kita anggap penting dalam konteks pekerjaan mungkin berbeda dengan dalam konteks berkeluarga, kesehatan, pengembangan diri, bermasyarakat, dan seterusnya. Sehingga jelaslah mengapa seseorang begitu tegas dan gigih dalam memimpin perusahaannya, namun lembut dan penyayang bila bersama keluarganya. Semua itu karena beroperasi jenis values yang berbeda-beda dalam berbagai konteks yang berbeda.

Sudah banyak para manajer perusahaan yang telah belajar coaching skill 66 jam telah membuktikan aplikasinya, bukan hanya saat melakukan coaching namun saat memimpin.

Belajar Coaching Skill 66 Jam secara LENGKAP dan FUN akan memberikan hasil perbaikan di kehidupan pribadi dan profesional kita.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *