Coaching | Bingung Mulai Coaching? Pelajari Ini!

coaching

Coaching – Apakah Anda pernah merasa bahwa karyawan Anda sulit diajak berkembang meski sudah diberikan arahan?  Sebagai seorang atasan, Anda mungkin sudah mencoba berbagai pendekatan, tetapi tetap ada hambatan yang membuat terasa tidak efektif. Saya, Coach Adithia Amidjaya, sering mendengar cerita seperti ini dari para pemimpin yang berjuang untuk menerapkan coaching di lingkungan kerja mereka. Namun, apa sebenarnya yang menjadi tantangan terbesar dalam proses coaching ini?

salesuniversity

Tantangan Keterampilan

Salah satu hal yang sering saya temui adalah kurangnya keterampilan coaching dari sisi atasan itu sendiri. Saya paham, menjadi seorang atasan tidak otomatis membuat kita juga menjadi coach yang handal. Namun, jika kita ingin sesi coaching berjalan efektif, kita harus punya dasar-dasar keterampilan coaching yang memadai. Anda tak perlu menjadi coach profesional, tetapi setidaknya pelatihan dasar sangatlah diperlukan. Saya selalu menyarankan agar para atasan mengikuti pelatihan yang berstandar, seperti pelatihan 60 jam sesuai dengan standar ICF (International Coaching Federation). Ini penting untuk membekali diri Anda dengan teknik yang tepat.

Hubungan antara Atasan dan Karyawan

Selain keterampilan, sering kali tantangan juga datang dari hubungan antara atasan dan karyawan. Kadang, masalah yang dihadapi karyawan justru berasal dari atasan itu sendiri. Ini menjadi tantangan tersendiri dalam proses . Bagaimana Anda, sebagai atasan, dapat tetap melakukan dengan efektif saat Anda adalah bagian dari masalah yang dihadapi karyawan? Untuk ini, diperlukan kepekaan dan strategi yang cermat. Pastikan Anda juga memiliki mindset yang tepat serta meluangkan waktu secara konsisten untuk melakukan secara berkala.

Di sisi lain, tidak semua masalah yang dihadapi karyawan bisa diselesaikan dengan coaching. Sebagai atasan, Anda perlu tahu kapan harus memberikan coaching dan kapan metode lain, seperti mentoring, training, atau konseling, lebih tepat diterapkan. Ini adalah salah satu keterampilan yang saya ajarkan dalam pelatihan coaching dasar: kemampuan untuk memetakan kebutuhan karyawan dengan akurat.

Memotivasi Karyawan dalam Proses Coaching

Satu tantangan lagi adalah ketika karyawan yang kita coaching tampak kurang termotivasi atau bahkan tidak berminat untuk berubah. Dalam kasus ini, bagaimana cara Anda sebagai atasan memotivasi mereka? Saya selalu menekankan bahwa tidak hanya soal bertanya, tetapi juga tentang membangun hubungan kepercayaan (rapport), mendengarkan secara mendalam, dan mengajukan pertanyaan yang mampu mengubah pola pikir mereka.

Untuk bisa menghadapi tantangan-tantangan ini, saya selalu menyarankan para atasan untuk terus mengasah keterampilan mereka. Coaching yang baik melibatkan elemen-elemen penting seperti membangun rapport, mendengarkan aktif, mengajukan pertanyaan yang kuat, dan membantu karyawan menyusun rencana aksi yang konkret. Jika Anda menghadapi masalah karyawan yang lebih kompleks, mendalami teknik yang lebih lanjut bisa menjadi solusi yang tepat.

nlp

Akhirnya, meskipun ada banyak tantangan  baik dari sisi keterampilan, hubungan, maupun motivasi karyawan, saya percaya bahwa dengan keterampilan dan pendekatan yang tepat, dapat menjadi alat yang sangat efektif untuk pengembangan tim dan pencapaian tujuan perusahaan Anda. – By Coach Adithia Amidjaya

Anda dapat membaca lebih lanjut keseluruhan disini.

Kunjungi website kami:

salesuniversity.id
pastiprestasi.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Let’s Schedule Time to Talk.

Segera dapatkan solusi dengan menjadwalkan pertemuan virtual dengan tim expert kami!

Company Profile

"*" indicates required fields

COPYRIGHT @2020 – PT. KORPORA TRAININDO CONSULTANT, ALL RIGHTS RESERVED

sales university
sbcc