Coaching 101 – Hadir Sepenuhnya

Selamat pagi dan apa kabar?

 

Kali ini saya ingin cerita tentang hal yang sangat menarik tentang manfaat lebih apabila kita belajar dan mempraktikan coaching. Inilah alasan utama saya sering mengatakan bahwa coaching itu bukan hanya membuat coachee bertumbuh, namun coach-nya juga ikut bertumbuh dalam prosesnya.

 

Ya, mungkin Anda semua sudah paham bahwa fungsi utama coaching adalah menciptakan kesadaran baru di diri coachee. Dan ini baru terjadi bila kita sudah mampu menstimulasi proses berpikir kreatif mereka. Ini pun baru terjadi bila kita dengan luwes mampu mempraktikan pertanyaan-pertanyaan yang ampuh, dengan gaya komunikasi yang langsung dan tepat sasaran. Kedua hal ini pun sangat dipengaruhi kemampuan kita mendengarkan secara aktif. Dan apakah syarat agar kesemua hal di atas terjadi dengqn efektif? Yaitu apabila kita mampu “hadir” sepenuhnya. Apa maksudnya ini?

 

Berdasarkan kompetensi inti ICF, kemampuan ini disebut Coaching Presence, yaitu kemampuan untuk hadir dan sadar sepenuhnya di dalam proses coaching. Manfaatnya adalah kita jadi mampu mempraktikan berbagai kompetensi coaching lainnya secara maksimal.

 

Apa tanda-tandanya kita tidak ‘presence’ saat melakukan coaching?

 

  1. Pikiran kita jadi sering nge’blank. Kita jadi kelihatan bengong di mata coachee;
  2. Fokus kita gampang teralihkan. Kita bisa larut dalam konten yang dibicarakan coachee, tahu-tahu percakapan coaching jadi melebar dan gak jelas arahnya;
  3. Pikiran kita jadi melamun, atau muncul ‘drama-drama’ di kepala yang mengganggu;
  4. Kita jadi terpengaruh oleh emosi klien, yang akhirnya peran kita menjadi tidak obyektif.

 

Mungkin Anda pernah mengalami kondisi-kondisi seperti di atas?

 

Ketika mulai melatih ‘presence’, saya mendapati manfaat yang bukan hanya berguna saat coaching, namun juga ke kehidupan sehari-hari. Contohnya adalah:

 

  1. Pikiran saya menjadi lebih jernih sehingga bisa melihat sebuah kejadian dengan lebih apa adanya;
  2. Saya jadi gak gampang kehabisan ‘energi’, gak cepat lelah karena ‘roller coaster emosi’;
  3. Intuisi saya semakin tajam, seolah-olah jadi seperti punya indra keenam;
  4. Kamampuan saya dalam mengambil keputusan semakin tepat sasaran; serta
  5. Saya lebih yakin apa yang saya mau.

 

Wuih, banyak banget ya manfaatnya, dan kayaknya seru juga kalau diri kita semakin bertumbuh karena manfaat presence.

 

Belajar Coaching Skill 66 Jam secara LENGKAP dan FUN akan memberikan hasil perbaikan di kehidupan pribadi dan profesional kita.

Posted in Artikel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *