Membangun Kepercayaan antara Coach dan Klien dalam Coaching

Perlu gak sih membangun kepercayaan dan keakraban dengan klien?

 

Kepercayaan merupakan salah satu faktor utama dalam proses coaching yang efektif. Tanpa kepercayaan yang kuat antara seorang coach dan klien, proses coaching dapat menjadi tidak efektif atau bahkan gagal. Oleh karena itu, penting bagi pelatih untuk membangun kepercayaan dengan klien secara efektif.

Sama halnya dengan keakraban, ketika seorang coach dan klien merasa saling mengenal dan memiliki hubungan yang baik, klien akan merasa lebih nyaman untuk membuka diri dan berbagi pengalaman serta masalah yang dihadapi. Oleh karena itu, penting bagi coach untuk mengembangkan strategi efektif dalam membangun keakraban dengan klien.

Namun tidak semua orang bisa mendapatkan kepercayaan dengan mudah. Oleh karena itu, diperlukan teknik-teknik untuk dapat membangun kepercayaan dan menjalin keakraban dengan orang lain ataupun klien kamu.

Jadi teknik apa sih yang harus kamu lakukan senagai seorang coach agar klien dapat percaya dan merasa akrab dengan kamu?

 

Perlu kamu ketahui bahwa ada 2 kompetensi dari International Coaching Federation (ICF) yang dapat membuat klien memiliki rasa percaya dan menjadi akrab dengan coachnya :

  • Membangun dan Menjaga Agreement. Dalam hal ini seorang coach harus compatibility dengan kliennya
  • Membangun trust dan safety. Seorang coach harus mampu mencari tahu siapa kliennya dan memperlakukan klien bukan sekedar sebagai orang yang membayar kita tapi memperlakukan seperti teman.

Selain itu ada metode yang bisa digunakan juga untuk membangun keakraban yaitu FORD. Berikut penjelasannya:

  1. Family. Anda pasti setuju bahwa ini adalah bahan yang paling umum digunakan untuk mencairkan suasana.
  2. Organization Topik ini juga cukup ampuh untuk menjalin keakraban. Ajak dia bicara mengenai pekerjaannya, tanggung jawabnya, lama bekerja, tantangan-tantangannya, dll.
  3.  Recreation Nah, ada juga orang yang senang membicarakan tentang hobi, rekreasi, dan bagaimana mereka meluangkan waktu senggang.

Dream Nah, topik ini bisa dipakai ketika mereka sudah mulai nyaman dengan kita. Galilah apa yang menjadi cita-cita mereka, baik itu di karir atau di aspek kehidupan lain. Simak penjelasan lebih lanjut, Klik disini :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *