pengendalian diri

What dan Who dalam Tujuan Coaching

Pernahkah kamu menemui kata what dan Who dalam ilmu coaching? Tentunya sangat sering dijumpai dalam percakapan. Sebagai coach sangat diuji kemampuan kita dalam pengendalian diri untuk tidak mengintrupsi pertanyaan.

 

Sebenarnya kata tersebut maksudnya apa ya?

 

Dan apa pentingnya untuk seorang coach atau coacheenya?

 

Ketika kita masih baru mempraktikan coaching, kita mungkin suka bingung tentang apa yang paling penting bagi coachee untuk dicapai sehingga dalam sebuah sesi coaching. Tujuan dari coaching adalah agar coachee mampu untuk melakukan pengendalian diri dengan baik menggunakan 2 hal yang akan dibahas pada artikel kali ini. Pengendalian diri merupakan bagian yang terpenting juga sebagai coach.

 

Ada dua bagian yang biasanya menjadi agenda coaching yang ingin dibahas. Sir John Whitmore menyebutnya internal reality dan external reality. Carly Anderson, MCC menamakannya bagian what dan bagian who.

 

Bagian what dari agenda adalah tentang sesuatu yang simpel seperti ingin membuat rencana, strategi, atau hal yang masuk akal lainnya. Bisa dikatakan simpel karena sebetulnya coachee sudah tahu jawaban-jawaban tentang hal itu, karena kebanyakan mereka sudah expert di bidangnya.

 

Bagian who adalah hal-hal atau kondisi dirinya berkaitan dengan bagian what di atas. Tentang apa yang dia pikirkan atau rasakan mengenai dirinya atau mengenai rencana atau strateginya. Dan bagian inilah yang menjadi “core issue” yang akan sangat memberikan dampak terhadap bagian what.

 

Bagaimana cara mengidentifikasi bagian who?

 

Dengarkan dengan aktif apa yang coachee ceritakan mengenai agendanya. Bila perlu lakukan probing. Kita akan menemukan beberapa kata atau frasa kunci yang menjadi petunjuk mengenai kondisi dirinya yang mempengaruhi keberhasilan mereka untuk melakukan rencananya. Ingat pengendalian diri hal yang penting, jangan kita lupakan.

 

Beberapa contoh kata atau frasa kunci:

 

“Saya khawatir saya …”

“Saya takut untuk …”

“Apa yang mungkin menghambat …” dll

 

Coachee akan memberikan beberapa petunjuk  mengenai apa yang menghalangi mereka mencapai tujuan. Perhatikan dengan seksama tentang pernyataan-pernyataan yang menggambarkan dirinya.

 

Jadi hal-hal seperti ini perlu dipahami oleh seorang coach kepada Coachee nya.

 

Yuk simak penjelasan lebih lanjut klik link berikut ini:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *